Secuil Kasih Satgas TMMD untuk Daeng Bau Bunga Penerima Program RTLH
Salah satu wajah yang menyiratkan rasa syukur mendalam adalah Daeng Bau Bunga. Baginya, TMMD bukan sekadar proyek perbaikan atap atau lantai yang lapuk, melainkan kehadiran sosok-sosok pelindung yang peduli pada isi dapurnya. Saat paket bantuan itu diserahkan, gurat lelah di wajahnya berganti dengan binar haru yang sulit disembunyikan.
“Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli kepada kami,” ungkapnya.
Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., selaku Dansatgas TMMD 128, memahami betul bahwa membangun sebuah desa tak cukup hanya dengan semen dan beton. Ada aspek moril yang harus dijaga agar masyarakat merasa benar-benar dirangkul.
“Selain membantu pembangunan fisik rumah, kami juga ingin memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Bantuan sembako ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat,” tutur Letkol Yudo di sela-sela kegiatannya (6/5)
Pemandangan di Desa Kahu-Kahu belakangan ini memang tampak berbeda. Kehadiran prajurit TNI di tengah pemukiman bukan lagi menjadi hal yang kaku, melainkan menjadi bagian dari keseharian warga. Program RTLH ini hanyalah satu dari sekian banyak jembatan yang mempererat hubungan emosional antara abdi negara dan rakyatnya.
Melalui bantuan kecil ini, Satgas TMMD ingin menitipkan pesan: bahwa dalam setiap derap langkah pembangunan di Kepulauan Selayar, kesejahteraan warga adalah fondasi utamanya. Di Kahu-Kahu, sinergi itu kini nyata, bermula dari rumah yang layak hingga dapur yang tetap mengepul. (Sitti Nur Jannah)

Posting Komentar