Pangdam XIV/Hasanuddin Resmi Tutup TMMD ke-128 di Kepulauan Selayar, Target Rampung 100 Persen

Daftar Isi

 

Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko (Photo: Pendim) 

Narasionline.com, SELAYAR— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kepulauan Selayar resmi ditutup pada Kamis (21/05/2026). Upacara penutupan yang berlangsung khidmat di Lapangan Gelora, Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomatene ini dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, selaku Inspektur Upacara.

​Sejak pagi hari, suasana di lokasi upacara sudah mulai dipadati oleh personel TNI, aparat pemerintah, dan panitia pelaksana. Berbagai persiapan intensif, mulai dari gladi upacara, pengecekan pasukan, kesiapan perlengkapan, hingga penataan lokasi dilakukan secara gabungan demi memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Dalam pelaksanaannya, Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh Muh Husni Hidayat Muchlis, S.E., bertindak sebagai Komandan Upacara.

​Sejumlah pejabat penting turut menghadiri momentum ini, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Komandan Kodaeral VI Makassar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para tamu undangan, serta sejumlah purnawirawan Jenderal TNI.

​Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan sebuah instrumen penting dalam memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

​"TMMD ini adalah bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat serta mempercepat pembangunan di daerah," ujarnya di hadapan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga yang hadir.

​Mayjen TNI Bangun Nawoko menjelaskan bahwa program TMMD yang kini memasuki pelaksanaan ke-128 merupakan salah satu program unggulan TNI karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Beliau juga mengapresiasi capaian pembangunan fisik dan menyoroti semangat perjuangan masyarakat Selayar yang dinilai mampu melahirkan putra-putri terbaik bangsa. Ia mengisahkan bagaimana generasi terdahulu harus berjuang keras demi menempuh pendidikan.

​"Kisah perjuangan seperti itu harus menjadi motivasi bagi generasi hari ini agar terus berkarya dan memajukan Selayar," ungkapnya.

​Lebih lanjut, Pangdam menyatakan dukungannya terhadap upaya perekonomian Lanal Selayar agar ke depan mampu berperan lebih besar dalam mendukung pembangunan daerah kepulauan tersebut. Beliau menekankan bahwa misi utama TMMD adalah memperkuat budaya gotong royong, menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat bela negara, serta nasionalisme warga.

​"TMMD bukan hanya proyek pembangunan. Ini adalah kerja bersama antara TNI dan rakyat untuk menjaga persatuan dan membangun daerah," tegas Pangdam.

​Dalam upacara tersebut, Dandim 1415/Selayar sekaligus Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., menyampaikan laporan hasil pelaksanaan kegiatan yang telah berlangsung selama satu bulan (22 April hingga 21 Mei 2026) di Kelurahan Batangmata Sapo dan Desa Tamalanrea, Kecamatan Bontomatene. Seluruh target yang direncanakan berhasil diselesaikan 100 persen.

​Adapun rincian sasaran program yang telah rampung meliputi:

​Sasaran Fisik: Perintisan jalan sepanjang 4.550 meter, pembangunan drainase 180 meter, rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan tower air beserta fasilitas pendukung, pembangunan MCK, serta rehabilitasi satu unit masjid.

​Sasaran Nonfisik: Penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan masyarakat, hingga pembagian paket sembako kepada warga.

​Sebagai simbol berakhirnya program, dilakukan prosesi penandatanganan dan penyerahan naskah berita acara hasil pelaksanaan TMMD ke-128 oleh Dandim 1415/Selayar kepada Bupati Kepulauan Selayar yang disaksikan langsung oleh Inspektur Upacara. Acara dilanjutkan dengan penanggalan tanda peserta TMMD serta pengembalian alat kerja secara resmi. Pangdam XIV/Hasanuddin pun mengetuk palu tanda penutupan resmi pada pukul 09.32 WITA.

​Usai upacara pokok, kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah agenda tambahan yang menyentuh langsung masyarakat.

Layanan Pengobatan gratis 

Dalam acara tersebut, panitia menggelar aksi sosial berupa penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat, layanan pengobatan gratis, serta pasar murah yang dipusatkan di sekitar lokasi kegiatan sebagai bentuk kepedulian nyata kepada warga setempat.

​Momentum penutupan TMMD ke-128 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni akhir kegiatan, tetapi juga memperkuat sinergi jangka panjang antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. (Sitti Nur Jannah) 

Posting Komentar