​Sinergi Tanpa Batas: TNI dan Warga Batangmata Sapo Percepat Renovasi Rumah Reot Jadi Rumah Layak Huni

Daftar Isi

Suasana pengerjaan Proyek rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Photo: Istimewa

SELAYAR, Narasionline.com– Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat di Kelurahan Batangmata Sapo kini membuahkan hasil nyata. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), rumah milik Andi Panawang (58) yang sebelumnya memprihatinkan dan berisiko bagi keselamatan penghuninya, kini tengah menjalani transformasi besar-besaran. Proyek rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini terus dikebut secara bertahap dengan progres yang kian mendekati garis finis.

​Di bawah terik matahari pesisir, suasana kerja bakti di lokasi tampak begitu dinamis. Para prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu menyelesaikan detail konstruksi mulai dari pengecatan dinding teras hingga pemasangan palang penguat pada struktur atas dinding rumah. Tak hanya fokus pada kekuatan bangunan, aspek fungsional seperti pemasangan dinding dapur menggunakan material kalsiboard dan perampungan atap juga menjadi prioritas utama guna memastikan hunian tersebut terlindung sepenuhnya dari cuaca.

​Pengawasan ketat dilakukan langsung oleh Sub Koordinator Serka Hasdy Syam untuk menjamin setiap jengkal bangunan memenuhi standar kelayakan dan keamanan. Beliau menegaskan bahwa kecepatan pengerjaan tetap harus berjalan beriringan dengan kualitas hasil akhir. Menurutnya, TMMD bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud nyata kehadiran TNI sebagai solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup melalui hunian yang sehat.

​Keberhasilan akselerasi pembangunan ini tidak lepas dari kuatnya ruh gotong royong yang ditunjukkan oleh warga Batangmata Sapo. Dukungan penuh dari masyarakat yang terlibat aktif di lapangan menjadi mesin penggerak utama yang mempercepat penyelesaian target. Semangat kolektif ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan kekuatan nyata yang mampu mengubah keadaan.

​Memasuki fase akhir pengerjaan pada akhir April ini, harapan besar tertuju pada segera rampungnya hunian tersebut. Bagi Andi Panawang dan keluarga, renovasi ini adalah secercah harapan baru untuk menjalani hari-hari di rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi yang solid antara aparat dan warga adalah kunci utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok kepulauan. (W/Sitti Nur Jannah) 

Posting Komentar