Strategi TMMD 128 Dongkrak Ekonomi Selayar lewat Penyuluhan Budidaya Kelapa

Daftar Isi

 

Marhum, S.Pt., Penyuluh Pertanian Ahli Madya (Koordinator BPP Kecamatan Bontomatene)

SELAYAR, Narasionline.com— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Kepulauan Selayar tidak hanya menyasar pembangunan fisik. Sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi prioritas utama melalui penyuluhan teknik budidaya kelapa modern.

​Kegiatan yang berlangsung di Baruga Sayang, Desa Batangmata Sapo, Selasa (5/5/2026) ini, menghadirkan para ahli untuk membekali petani setempat dengan ilmu pertanian terbaru.

​Kelapa merupakan komoditas unggulan di Kepulauan Selayar. Namun, tantangan berupa hama dan teknik penanaman konvensional seringkali menjadi penghambat produksi.

​Marhum, S.Pt., Penyuluh Pertanian Ahli Madya (Koordinator BPP Kecamatan Bontomatene), hadir sebagai pemateri utama. Ia memaparkan langkah-langkah strategis untuk memaksimalkan hasil kebun seperti teknik budidaya kelapa yang baik dan benar, mulai dari pemilihan bibit unggul, penanaman, pemeliharaan, hingga penanganan pascapanen. 

"Melalui kegiatan ini, kami berharap petani mampu meningkatkan produktivitas kelapa. Jika kualitas meningkat, otomatis perekonomian masyarakat juga akan ikut terangkat," ujar Marhum.

​Penyuluhan ini tidak berjalan satu arah. Para petani Desa Batangmata Sapo sangat antusias memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi mengenai masalah lapangan, terutama fluktuasi hasil produksi dan kendala teknis perawatan tanaman.

​Pihak penyuluh memberikan solusi praktis yang dapat langsung diterapkan oleh warga, sehingga diharapkan ada perubahan signifikan pada hasil panen berikutnya.

​Program TMMD ke-128 tahun 2026 merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan ini dirancang untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa.

​Masyarakat setempat berharap adanya pendampingan yang berkelanjutan. Dengan adanya edukasi ini, Desa Batangmata Sapo diharapkan menjadi salah satu sentra penghasil kelapa berkualitas tinggi yang mampu bersaing secara luas. (Sitti Nur Jannah) 

Posting Komentar