TMMD 128 Selayar: Kawal Ketat Progres Fisik dan Bangun Rumah di Pulau Terpencil

Daftar Isi
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1415/Selayar, Kapten Infanteri Zainuddin dan tim di lokasi

SELAYAR, Narasionline.com— Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 oleh Kodim 1415/Kepulauan Selayar kini memasuki hari ke-12. Selain fokus pada percepatan sasaran fisik di Kelurahan Batangmata Sapo, Satgas TMMD juga memperkuat fungsi pengawasan staf teritorial dan memperluas jangkauan pembangunan hingga ke wilayah pulau kecil.

​Pasiter Kodim 1415/Selayar, Kapten Infanteri Zainuddin, menegaskan bahwa peran staf teritorial sangat krusial dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana. Bertempat di Posko TMMD aula Kantor Kelurahan Batangmata Sapo, ia secara intens melakukan evaluasi teknis dan koordinasi bersama Bati Bakti Satgas, Serda Sumardi. Menurutnya, pengawasan ketat dilakukan agar setiap tahapan kegiatan, baik administrasi maupun pengerjaan di lapangan, tetap terukur dan tepat sasaran.

“Fungsi staf teritorial tidak hanya administrasi, tapi juga memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan terarah, terukur, dan tepat sasaran,” kata Zainuddin di lokasi.

​Selain kualitas bangunan, Kapten Zainuddin juga menyoroti pentingnya dampak sosial dari program ini. Ia menekankan bahwa TMMD harus mampu membangkitkan kembali semangat gotong royong dan menjaga kemanunggalan antara TNI dan rakyat melalui komunikasi yang intens dengan warga setempat. Kedisiplinan personel di lapangan pun menjadi perhatian utama guna mengidentifikasi kendala secara dini.

"TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Karena itu komunikasi dengan warga harus terus dijaga agar program benar-benar menjawab kebutuhan,” ujarnya.

​Mengenai kendala di lapangan, faktor cuaca menjadi tantangan utama yang dihadapi Satgas. Hujan yang turun secara tiba-tiba sering kali menghambat proses distribusi material bangunan ke lokasi sasaran. Meski demikian, progres pengerjaan secara umum dilaporkan tetap berjalan lancar berkat sinergi yang kuat antara personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Koordinasi menjadi kunci agar target bisa tercapai tanpa mengabaikan kualitas,” tambahnya. 

​Salah satu terobosan dalam TMMD kali ini adalah kebijakan Dansatgas TMMD 128, Letkol Czi Yudo Harianto, yang menambah sasaran pembangunan satu unit rumah warga melalui Program Unggulan KASAD. Uniknya, rumah tersebut dibangun di sebuah pulau kecil yang terpisah dari permukiman utama Desa Kahu-kahu, Kecamatan Bontoharu. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan pembangunan menyentuh masyarakat di wilayah terisolasi.

​Hingga saat ini, sejumlah sasaran fisik telah menunjukkan kemajuan signifikan dan mulai memasuki tahap penyelesaian. Dengan koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat, TMMD ke-128 di Kepulauan Selayar ditargetkan tuntas tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat kepulauan. (W/Sitti Nur Jannah) 

Posting Komentar