Tuntas 100 Persen! Warga Batangmata Sapo Kini Nikmati Jalan Baru Hingga Masjid Layak Pakai

Daftar Isi

Narasionline.com, SELAYARProgram TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 yang diinisiasi oleh Kodim 1415/Selayar akhirnya resmi rampung total. Seluruh target pembangunan, baik sasaran fisik maupun nonfisik yang dipusatkan di Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, dipastikan telah selesai 100 persen dan kini siap digunakan untuk mendongkrak kesejahteraan warga setempat.

​Keberhasilan program ini membawa perubahan besar bagi wajah infrastruktur di wilayah tersebut. Salah satu pencapaian utama adalah terbukanya akses jalan tani sepanjang 3,35 kilometer dengan lebar 5 meter yang menghubungkan Lapangan Sukadin Batangmata Sapo menuju wilayah pesisir timur yang berbatasan dengan Desa Balang Butung. Kemajuan serupa juga dirasakan oleh warga Desa Tamalanrea yang kini memiliki jalan tani baru sepanjang 1,2 kilometer.

​Tidak hanya fokus pada akses transportasi, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam membenahi hunian warga juga sukses dituntaskan. Sebanyak lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini telah disulap menjadi hunian sehat yang dilengkapi dengan fasilitas MCK. Rumah-rumah tersebut tersebar di tiga lokasi, yaitu satu unit di Desa Kahu-Kahu, satu unit di Desa Tamalanrea, dan tiga unit di Kelurahan Batangmata Sapo.

​Krisis air bersih yang kerap menghantui warga Desa Tamalanrea saat terjadi pemadaman listrik berkala juga berhasil diatasi. Satgas TMMD telah membangun lima unit fasilitas air bersih berupa tower penampungan yang dilengkapi tandon air sebagai cadangan pasokan. Sementara itu di Dusun Sukadin, sebuah masjid yang sempat terbengkalai bertahun-tahun akibat keterbatasan anggaran kini telah berdiri megah setelah direhabilitasi total, lengkap dengan kubah, lantai tegel, plafon, tempat wudhu, hingga instalasi listrik yang memadai.

​Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., menyatakan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan buah dari gotong royong dan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Letkol Czi Yudo berharap agar seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama oleh warga agar memberikan manfaat dalam jangka panjang.

​Selain pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga memberikan dampak positif melalui berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga kamtibmas demi mendorong kemandirian desa.

​Rangkaian program ini rencananya akan ditutup melalui upacara resmi pada Kamis, 21 Mei 2026. Akibat hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir dan menyebabkan Lapangan Sukadin tergenang air, lokasi upacara penutupan yang semula dijadwalkan di tempat tersebut kini dialihkan ke Lapangan Gelora Batangmata. (SNJ)

Posting Komentar